P70815-075059

TIPS MEMBUAT RUANG KELAS KONDUSIF, BERSIH DAN NYAMAN

 

Kelas adalah bagian utama dari sekolah yang merupakan lingkungan belajar peserta didik yang paling berperan setelah keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu penting menciptakan lingkungan belajar yang baik di kelas. Minimal kita menciptakan suasana yang nyaman. Namun sayangnya kondisi kelas yang bagus tidak selalu berbanding lurus dengan terciptanya lingkungan belajar yang baik. Setidaknya ada beberapa tips yang bisa digunakan

  1. Menanamkan 6S (senyum, salam, salim, sapa, sopan dan santun)

Lingkungan belajar yang baik di kelas ditandai dengan suasana yang bersahaja. Maksudnya dalam keseharian peserta didik memiliki sikap sopan santun yang bagus saat bertemu siapa pun. Terutama ketika bertemu dengan guru, maupun orang yang lebih tua.

  1. Tanamkan sikap disiplin dikelas.

Sikap disiplin perlu adanya kesadaran dari peserta didik namun bisanya ini sangat sulit diterapkan karena setiap siswa memiliki karakter yang berbeda, namun hal ini bisa dimulai dari guru itu sendiri agar bias menjadi contoh.

  1. Membuat suasana kelas yang nyaman

Yaitu salah satunya adalah menjaga kebersihan dan kerapian kelas. Kelas yang membuat peserta didik betah belajar di kelas adalah tanda bahwa lingkungan belajar tersebut sudah baik. Karena lingkungan belajar yang baik adalah lingkungan yang memberikan pengaruh yang baik bagi bagi mereka.

  1. Menerapkan reward dan punishman

Untuk menciptakan kelas menjadi lingkungan belajar yang baik, sikap dan perilaku peserta didik mesti baik pula. Jadi lingkungan belajar bukan hanya berhubungan dengan tempat belajar, namun berhubungan dengan perilakunya.

Oleh karena itu reward dan punishman perlu Anda terapkan di kelas. Dengan cara ini diharapkan dapat memodifikasi tingkah laku mereka. Dari tingkah laku yang kurang baik menjadi lebih baik, serta memotivasi mereka yang berprestasi dan berperilaku baik.

  1. Menanamkan sikap kesadaran akan kebersihan

Tempat belajar yang nyaman dan bersih adalah lingkungan belajar yang baik buat belajar. Karena mereka tidak hanya mesti diajarkan materi pelajaran, namun juga pendidikan karakter, diantaranya bagaimana membiasakan hidup bersih, berpakaian bersih, makan dan tempat tinggal yang bersih.

Untuk membentuk kesadaran akan kebersihan, mereka perlu pembiasaan. Misalnya:

  • Menegakan peraturan piket di kelas masing-masing.
  • Menindak atau memberi sanksi yang tegas bagi siswa dan siswi yang mengotori    lingkungan sekolah.
  • Pastikan tersedia sarana kebersihan (sapu,kemoceng,lap, pel) di setiap kelas .
  1. Komunikasi yang baik dengan murid

Pada dasarnya peserta didik Anda adalah pribadi yang ingin diperhatikan. Untuk membuat mereka merasa diperhatikan salah satunya dengan mengajaknya ngobrol. Dengan begitu Anda bisa lebih memahami mereka.

Seorang guru mesti bisa memahami apa yang mereka inginkan, cara belajar yang bagaimana mereka suka, apa kesulitan yang mereka handapi. Dengan begitu Anda bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas belajar mereka di kelas.

  1. Memberikan mereka ruang untuk berkreasi

Bebas berkreasi di sini maksudnya memberi kesempatan kepada siswa aktif dalam belajar. Jadi murid lebih banyak dilibatkan dalam proses belajar.

Kelas yang seperti ini sangat bagus membantu mengembangkan peserta didiknya menjadi kreatif. Kemampuan berpikir nya akan semakin berkembang. Dibandingkan kelas yang tegang, belajar yang satu arah.

 

Kesimpulan.

Lingkungan belajar yang baik adalah lebih utama dari kepandaian. Dengan mengoptimalkan lingkungan belajar yang baik maka akan menghasilkan peserta didik yang pandai. Namun walau peserta didik Anda pandai tetapi lingkungan belajarnya kurang mendukung maka hasilnya pun juga tidak akan optimal. Berikan mereka ruang untuk berkreasi sesuai dengan keinginan dan kemampuan mereka dibawah control guru. Semua bentukan karakter merupakan cerminan dari seorang guru terutama wali kelas yang berhubungan langsung dengan anak didiknya. (gurunuman.com)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *