SULAMAN PITA JURUSAN TATA BUSANA

Sulaman pita

 

            Sulam pita (ribbon embroidery)  merupakan seni menghias kain yang menggunakan pita sebagai bahan utamaya. Pita dijahit Dengan cara secara dekoratif menggunakan teknik-teknik tusuk hias hingga menghasilkan suatu desain hiasan kain yang sangat indah. Sulaman pita ini mulai diperkenalkan sejak pertengahan abad ke-17.

Adapun ciri-ciri sulaman pita adalah:

–  Menggunakan pita dengan berbagi jenis dan ukuran.

–  Memberikan efek tiga dimensi pada benda lebih besar karena ukuran pita yang lebih besar.

 

Ada beberapa jenis pita yang di pakai untuk sulam pita adalah :

jenis pita yang beredar di pasaran :

  1. Pita Satin.

 

Pita ini adalah pita yang paling umum tersedia di pasaran. Pita ini terbuat dari kain,bertekstur mengkilat pada satu sisi. Multiguna,biasa dipakaiuntuk menghias,sulam pita, mengikat kado,dan lain-lain.

  1. Pita Jepang

Pita ini terbuat dari plastik propylene. Berwarna mengkilap, sering digunakan untuk kerajiann tangan,menghias kado, membuat ketupat. Sifatnya kaku, dan jika terlipat meninggalkan bekas lipatan.

 

  1. Pita Organdy

Pita organdy atau pita organza, adalah pita yang terbuat dari kain organza. Teskturnya halus, menerawang, dengan serat yang agak renggang. Ideal untuk membuat sulam pita, untuk membentuk bunga dengan aksen yang lebih hidup.

 

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat sulam pita:

pita

Benang sulam

Jarum sulam (besar nomor 15-18)

Kain untuk membuat produk yang akan di buat.

Kertas untuk membuat desain sulaman yang akan di buat

Karbon untuk menjiplak hasil desain sulaman ke kain

Pembidang/ram untuk menegangkan kain agar hasil sulaman tampak rapi

.

 

Persiapan Menyulam

Berikut ini merupakan persiapan awal dalam menyulam pita (Rosa Amelia, 2008) yaitu:

Pembuatan Gambar

  1. Menggambar di kain
  2. Gambar motif di kertas sebagai sketsa.
  3. Gunakan pensil jahit saat membuat sketsa gambar di kain.
  4. Menjiplak gambar
  5. Gambar motif di kertas.
  6. Letakkan karbon di atas kain, timpah dengan kertas yang sudah ada pola.
  7. Sematkan jarum pentul di ujung kertas agar kertas tidak bergeser.
  8. Jiplak motif sulam

 

b. Pemasangan Ram

  1. Timpa ram kecil (bagian dalam ram) dengan kain.
  2. Tarik kain hingga kencang.
  3. Penguncian Pita ke Jarum
  4. Potong pita ± 30 cm. Gunakan panjang jari tangan sampai kesiku sebagai alat ukur panjang pita.
  5. Ujung pita dibuat meruncing, dari ujung  ± ½ cm, tusuk ditengah badan pita.
  6. tarik bagian pita yang panjang dan tetap pegang jarum. Pita sudah bergeser dari ujung jarum ke lubang jarum.

Simpul mati bagian pita yang satunya

 

Tusuk dasar sulaman pita:

( Tusuk dasar ) Lazy Daisy Stitch

  1. Tusukkan dari bawah (titik A ) tarik penuh ke atas.
  2. Lengkungkan pita sampai ke dekat titik A, sehingga terbentuk lengkungan kelopak, tsuskkan ke bawah (titik B) jangan tarik dulu.
  3. Dari bawah,cari titik C, tusukkan ke atas, tarik penuh tapi tidak kencang. Usahakan kendur sehingga lengkungan kelopak tetap bagus.
  4. DI dekat titik C, tusuk jarum ke titik D, tarik penuh

 

Ribbon Stitch

  1. Tusukkan jarum dari bawah (titik A ), tarik ke atas penuh.
  2. Sampai panjang yang diinginkan (titik B) tusukkan jarum di atas ujung pita di titik B, tepat di tengah, tarik penuh ke bawah tapi jangan terlalu kencang.

Straight Stitch

  1. Masukkan jarum berpita dari bawah kain di titik A ,tarik penuh ke atas.
  2. Tentukan panjang yang diinginkan (jarak A ke B), tusukkan ke B, tarik penuh ke bawah.

Contoh sulam pita :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *