Jambore Safety Riding 2025 kembali digelar sebagai upaya memperkuat komitmen budaya keselamatan di lingkungan sekolah serta mempererat kolaborasi antar Forum Keselamatan Sekolah (FKS). Kali ini, kegiatan digelar di Bumi Perkemahan Jolong 1, Pati, yang berlangsung selama 3 hari, mulai Rabu hingga Jumat, 26-28 November 2025. Menjadi kegiatan wajib dan dinanti-nanti oleh seluruh Generasi, Jambore Safety Riding 2025 ini diikuti oleh sekolah-sekolah Binaan Honda dengan total 400an terdiri dari siswa/siswi dan guru pembina dari 75 SMK Jawa Tengah, mulai dari karesidenan Pati, Solo, Pekalongan, dan Semarang. Tim Safety Riding SMK Bina Nusantara Semarang yang menjadi salah satu SMK Binaan Honda dari Semarang turut mengirimkan 2 guru pembina; Bapak Luthfi Karim, S.Pd. dan Bapak Pangestu, S.Pd. dan 4 siswa/siswi; Hadini Maulida Salsabilah (XI TSM 1); Nayla Alfi Maftikah (XI TKJ 1); Raffa Raditya Putra (XII TSM); dan Rizki Hidayatullah (XII TSM) dalam kegiatan hebat ini. Acara ini dipenuhi berbagai kegiatan menarik dan edukatif, seperti Lomba LCC keselamatan kerja, Lomba Safety Riding Explorer (traffic accident, danger prediction, etika berlalu lintas), Lomba Public Speaking, dan juga Pentas Seni yang menampilkan kreativitas para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menanamkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama, baik lingkungan sekolah maupun ketika berada di jalan raya. Tim Safety Riding SMK Bina Nusantara Semarang tentu menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi kegiatan dan berperan aktif dalam berbagai forum diskusi. Melalui kegiatan ini, SMK Bina Nusantara Semarang semakin terdorong untuk memperkokoh edukasi tentang keselamatan berkendara bagi seluruh siswa. Jambore ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar sekolah mitra dan memperkuat kolaborasi dengan pihak Honda sehingga dapat membentuk generasi muda peduli keselamatan dan bertanggung jawab.