Berita Sekolah

Dukung Pengembangan Calon Guru, SMK Bina Nusantara Sambut Hangat 16 Mahasiswa LANTIP 7 UNNES 2026

2026-07-13

Nur Faizah Pratama, S.S.

SMK Bina Nusantara Semarang (SMK Binusa) kembali dipercaya menjadi mitra dalam kegiatan Latihan Kependidikan (LANTIP) dari Kampus UNNES. Sebanyak 16 mahasiswa dari berbagai jurusan telah ditugaskan dalam acara Penerjunan LANTIP 7 Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis (9/07/2026) pukul 13.00 WIB lalu. Bertempat di aula sekolah, kegiatan tersebut ini dihadiri oleh Irmayanti, S.Pd., M.Pd. selaku koordinator dosen pembimbing lapangan. Dalam sambutannya, Irmayanti berpesan kepada para mahasiswa untuk mengikuti segala proses pembelajaran dan pelatihan dengan sebaik-baiknya. Irmayanti menyerahkan sepenuhnya proses latihan ini kepada pihak sekolah. Ia juga meminta kepada para mahasiswa untuk disiplin dan mengikuti aturan sekolah. “Izin kepada sekolah untuk bisa mendidik mahasiswa kami di sini (SMK Bina Nusantara), titip dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, (untuk para mahasiswa) harus bersikap disiplin dan mengikuti aturan sekolah," ungkap Irmayanti dalam sambutannya.

Kepala SMK Bina Nusantara Semarang, Septi Muslikhah, S.Pd., Gr., menyambut hangat pelaksanaan Program LANTIP 7 UNNES di SMK Bina Nusantara Semarang. Terlebih, program tersebut bukanlah kolaborasi yang pertama, melainkan bentuk kemitraan yang telah terjalin secara dari tahun ke tahun antara Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan SMK Bina Nusantara Semarang. "Kami merasa senang bisa kembali dipercaya sebagai sekolah mitra, semoga sekolah kami bisa memberikan manfaat kepada para mahasiswa,” ujar Septi Muslikhah, S.Pd., Gr., dalam menyambut penerjunan mahasiswa LANTIP. Selain itu, Septi Muslikhah, S.Pd., Gr., juga mengingatkan kepada para mahasiswa terkait perannya sebagai pendidik dan bersikap selayaknya guru di sekolah. "Kalau bisa saat memanggil sesama teman, jangan panggil nama, karena (dalam LANTIP) ini yang dikembangkan bukan hanya kompetensi pedagogik tetapi juga kompetensi sosial bagaimana berinteraksi dengan sesama guru,” ungkapnya lagi. Untuk LANTIP kali ini, SMK Bina Nusantara menerima 16 mahasiswa dari tujuh program studi yakni Pendidikan Kewarganegaraan 2 mahasiswa, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer 2 mahasiswa, Pendidikan Tata Busana 5 mahasiswa, Pendidikan Akuntansi 2 mahasiswa, Pendidikan Fisika 2 mahasiswa, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, dan Kesehatan 2 mahasiswa, dan Pendidikan Teknik Otomotif 1 mahasiswa.

Mahasiswa LANTIP memiliki sejumlah tugas yang harus dilaksanakan di sekolah di antaranya, observasi, asistensi mengajar, praktik mengajar terbimbing, praktik pembelajaran mandiri, ujian praktik mengajar, kemudian diakhiri dengan penarikan mahasiswa. Pelatihan ini akan berlangsung kurang lebih selama dua bulan terhitung mulai tanggal 9 Juli 2026 dan akan berakhir pada 9 September 2026. Selama masa pelatihan, para mahasiswa akan didampingi oleh sejumlah guru pamong, yakni
Tito Dwi Yulianto, S.Pd. sebagai Koordinator Guru Pamong. Ia didampingi oleh tujuh guru pamong, yaitu Soimatun, S.Pd., Gr.; Ida Fahru Roziyah, S.Pd., Gr.; Sahva Mirza Nuraini, S.Pd.; Nisa Lufi Aryanti, S.Pd.; Riyan Suryo Andono, S.Kom., Gr.; Luthfi Miftakhul Karim, S.Pd., Gr.; dan Arif Adi Wijaya, S.Pd., Gr. Program LANTIP ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensinya sebagai calon pendidik serta mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya selama perkuliahan. Mereka juga bisa memperoleh pengalaman nyata sekaligus belajar menyikapi berbagai dinamika yang ada di sekolah.

Kategori

Berita Sekolah

Berita Terbaru

PPDB Sudah Dibuka

Penerimaan peserta Didik Baru TA 2025/26

Daftar Sekarang