Berita Sekolah

Siswi SMK Bina Nusantara Semarang Raih Juara 2 Kompetisi Safety Riding Skill Honda Pelajar Tingkat Karesidenan Semarang

2026-08-10

Nur Faizah Pratama, S.S.

Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SMK Bina Nusantara Semarang. Hadini Maulida Salsabilah, siswi kelas XII Teknik Sepeda Motor (TSM), berhasil meraih Juara 2 kategori Semarang Putri pada ajang Kompetisi Safety Riding Skill SMK Binaan Honda Jawa Tengah 2026. Kompetisi tersebut berlangsung pada 30 Juni 2026 dan hasil resminya diumumkan pada 10 Juli 2026. Kompetisi diselenggarakan oleh Astra Motor Honda Jawa Tengah. Pesertanya merupakan siswa-siswi SMK binaan Honda dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dengan mengusung tagline Cari_Aman Kompetisi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran berkendara aman (Safety Riding) sekaligus menanamkan budaya berkendara yang aman. Hadini sebagai perwakilan dari SMK Bina Nusantara berhasil bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai sekolah di karesidenan Semarang hingga meraih juara kedua. Dalam rilis resmi pengumuman lomba, Hadini Maulida Salsabillah dari SMK Bina Nusantara Semarang menempati peringkat 2 kategori Semarang Putri. Siswi yang akrab disapa Lala itu harus bersaing dengan berbagai peserta dari 16 sekolah di Karesidenan Semarang yang menjadi sekolah binaan Honda. Dalam perlombaan Safety Riding Skill Honda, ada beberapa kriteria yang dinilai, yakni Low Speed Balance, Narrow Plank, dan Pengereman. Peserta kategori putri harus mengendarai sepeda motor Vario 160 pada saat perlombaan dan CB150R untuk kategori putra. Hadini meraih skor yang cukup tinggi dengan total nilai 2857, dengan rincian skor pengereman 1000, skor Narrow Plank 957 dan skor Low Speed Balance 900 poin. Nilai tersebut mengantarkannya meraih juara dua untuk kategori Semarang Putri. Luthfi Mitakhul Karim, S.Pd selaku guru jurusan Teknik Sepeda Motor SMK Bina Nusantara sekaligus pembimbing untuk lomba tersebut mengungkapkan, segala persiapan telah dilakukan sebelum lomba termasuk simulasi lintasan yang dilakukan di sekolah. Perbedaan medan di sekolah dan arena lomba tidak terlalu menjadi penghalang. Ada tiga kriteria penilaian tetapi lebih mengasah untuk skill Low Speed Balance. Meski demikian untuk kriterianya penilaian lain tetap dipersiapkan dengan baik. “Persiapan lomba banyak dilakukan di Low Speed Balance, itu disiapkan karena yang paling susah,” ungkap Luthfi. Sebenarnya, selain Hadini, SMK Bina Nusantara Semarang juga mengirimkan peserta untuk kategori putra, yakni Muhammad Nur Firmansyah dari kelas XII TSM dan berhasil meraih posisi ke 5 dalam kategori tersebut. Kedepannya, Luthfi berharap anak-anak didiknya tidak patah semangat dan terus berusaha meraih prestasi yang lebih baik.

Kategori

Berita Sekolah

Berita Terbaru

PPDB Sudah Dibuka

Penerimaan peserta Didik Baru TA 2025/26

Daftar Sekarang